cerita tentang remah-remah

Jumat, 29 Juni 2012

Tentang Hati...

Bibirmu berjanji pada sepasang mataku
"Aku tidak akan membuatmu menangis"
Lalu kedua tangan bertaut, mengikatnya
Biar hati yang akan menjaganya

Mataku berbicara tanpa kata
"Jangan mendaraskan janji walau sebaris"
Kepala membuang muka
Hati coba meneguhkannya



Sejak pertama kali aku berikan hatiku, berarti aku telah memberikan kau kekuatan untuk menghancurkan ku.
Ketika pertama kali aku biarkan kau melihat teteskan air mataku, berarti aku telah mengizinkanmu melihat kelemahanku.
Saat ku berikan diriku, berarti aku telah membiarkan kau memanfaatkan nya.
Aku tidak pernah terkejut bila suatu hari, kau menjadikan semuanya jadi abu ditelan api...


Ada saatnya, suatu hari, bila kita sudah tidak sedekat ini, apapun yang kau lakukan adalah lewat restuku.
Kebebasan yang aku berikan adalah termasuk hak mu untuk menghancurkan dan mengingkari apapun yang telah kau janji kan.
Datang lagi, sayat lagi....
Aku bahagia.
Karena kekuatanku ada di dalam cintaku

Bedahlah hatiku sesukamu...
Tak kau temukan hal lain di dalamnya selain ridho ku.


Syahar Banu 2017. Theme by Etestheme. Header by Falaqie Nila.