cerita tentang remah-remah

Kamis, 28 Maret 2013

Buat Pengendara Belalang Tempur



Kamu tahu? Tiap hari dan tiap kali kamu ulang tahun, aku selalu berdoa supaya kualitas diri kamu makin baik dan kekuatan kamu jadi berlipat ganda karena kamu bilang, itulah harapan terbesarmu. Tapi kok belakangan ini, kamu jadi semacam Made in China gini?

Kenapa yang kamu permasalahkan adalah hal-hal sepele dan itu sama banyaknya dengan jumlah penduduk China? 

Lagian, kita kan Kualitas Jepang!

Aku tahu kalau aku nggak akan seburuk itu di pandangan mu kalau masih ada rasa untuk saling menjaga. Yang kamu sebut sebagai kekurangan-kekurangan ku itu adalah hal yang sama dengan banyak hal yang membuat kamu pernah bahagia.  Dengan segala yang ada padaku itu pernah membuat kamu merasa bahwa aku baik  dan cukup sempurna buat kamu kan? 

Aku juga tahu, hal-hal yang kamu bahas tentang keburukan itu barangkali adalah hal bagus buat orang lain. Artinya, kesalahan-kesalahan yang kamu bahas itu terlalu subjektif untuk benar-benar jadi kesalahan. Kamu, cukup bijak untuk memandang bahwa tidak semestinya yang bukan kesalahan menjadi seolah-olah kesalahan. Itu bukan kesalahan, hanya saja beberapa hal belakangan kita hanya sedikit menjadi sulit untuk saling mengerti. Tapi bukan berarti tidak bisa. What's wrong with you Kamen Rider?

Kamu itu anaknya orang baik, tampang kamu baik, selama sama aku juga slalu baik. Tiba-tiba berubah gitu jadi sok jahat. Mendadak kita jadi seperti orang asing. Ntar nggak bisa jd Kamen Rider lho.... Katanya mau membasmi serangan Alien dan Monster Jahat. 

Kamen Rider, Nggak masalah kok kalau kamu punya Ultragirl yang lebiih sakti dari aku buat jadi partner melawan monster. Aku tetep siap siaga kalau kamu butuh bantuan pas kuwalahan diserang itu. Kamu masih nyimpen alat telepati rahasia kita kan? Sinar Laser C+S++ yang cara pakenya di tembakkan ke udara dan ngeluarin semacam kembang api itu, Kan kita suka liat kembang api. Laser C+S++ itu kan Idemu. Inget kan?

Udah, aku capek kayak gini... Serius...
Kita kembali ke misi awal yuk, membasmi sebanyak mungkin alien monster tentakel itu.

Ps : Aku nyimpen Ikat Pinggang Kamen Rider kamu pas kita sepedaan bareng waktu itu. Kalau masih mau jadi Kamen Rider, kamu tembakkan Laser kita ke udara ya. Aku akan dateng nyerahin Ikat Pinggang kamu.



Salam Perdamaian,

     
Ultragirl

Jumat, 15 Maret 2013

Fans-Zone atau Lalulalang-Zone


Beda antara posisi kita sebagai temen deket atau sebagai fans itu gini...

Misal ya, Kamu punya temen deket seorang public figure, artis lah misalnya. Trus karena ingin membuat setiap pertemuan itu terekam abadi, kalian foto bareng. 

Orang-orang yang liat foto kalian bilang, "Wah.. Foto sama artis". Salah! Salah banget sudut pandangnya. Karena kamu lagi foto sama temen deket kamu. Karena di dekatmu, si artis ini sudah menanggalkan keartisannya. Dia bisa jadi sangat manusiawi di depan mu. Bisa galau, bisa nangis, bisa kentut, bisa jayus, bisa bodoh di hadapan mu dan kalian pun berbagi sekantung penuh cerita... Tentang gula, garam, asam, dan mengkudu yang diramu sebegitu mengharubiru hingga kalian bisa solid barengan sampai sekarang. Walau di mata orang kamu adalah seorang mahasiswa pada umumnya dan dia artis. Tapi diantara kalian, tidak berjarak. Kamu adalah dirimu sendiri dan begitupun dia yang diikat ketat dengan hati.

Beda kalau fans...

Barangkali fans memang tau A-Z kehidupan kamu lewat internet, tv, majalah, stalking, dll. Tapi, dia tidak punya sekantung cerita dan ramuan itu. Saat foto bersama, bagaimanapun aroma yang terasa adalah antara fans dengan si idol. Fans selalu bangga bisa berfoto bersama idolanya. Tapi apa sang idola merasa senang berfoto denganmu? Barangkali, si Idol ini malah lupa pernah ketemu atau sekedar inget nama. Padahal, sebegitu bangganya kamu memasang foto bersama idola di media sosial dan memasang foto itu besar-besar di kamar. Seolah ingin semua orang tahu bahwa kamu sudah berhasil bertemu sang Idola. Itu prestasi bagi sebagian orang. Kalau aku sih... Nggak. 

Aku menghargai seseorang dengan karya dan pemikirannya. Jadi kalau suka dengan sesuatu, aku mengawetkannya di pikiran ku. Bukan berfoto bersama dan menaruhnya di media sosial.

Makanya aku nggak mau foto sama orang beken yang nggak akrab betul. Karena nggak mau masuk dalam Fans-Zone. Siapa dia emang? Artis? Pejabat? Penting gitu ngefans sama dia? Perlu bangga gitu ketemu sama dia? Nggak.

Begitulah hidup kita ini, kita bisa berperan sebagai seorang teman dekat, fans atau sebagai pemain figuran yang berlalulalang dan tak perlu terlalu serius untuk diperhitungkan.

Kebanyakan dari kita adalah orang dengan jiwa yang terlalu mudah tidak stabil disebabkan karena orang-orang yang hanya sekedar berlalulalang di beberapa scene hidup yang dramatis tragis mengiris yang kita harap berakhir manis. 

Inget, di luar orang yang cuma berlalulalang, ada orang setia support dan membesarkan diri kita. Sahabat dan Keluarga misal. Jangan sampai, karena kita tahu mereka selalu ada buat kita, kita malah semena-mena memperlakukan mereka sampai mereka merasa harus pamit dan akhirnya jadiseorang Lalulalang-Zone.

Aku sendiri, tidak mau ambil pusing dengan orang yang perannya hanya lalulalang dalam hidup ku. Seperti kalau lagi jalan kaki di trotoar trus ada motor yang mau nyerempet badan kita dan parahnya malah dia yang marah-marah. Ya pasti aku akan kesal. Tapi aku tidak akan memelihara lama-lama dalam rasa kesal itu. Tapi selanjutnya, aku harus terus berjalan. Mencapai tujuan ku, menatap kedepan dengan level kewaspadaan yang lebih meningkat. 

Tentang hal itu, jadi inget pesen bapak pas aku lagi belajar motor dulu, "Di jalan, walau kita udah hati-hati, belum tentu orang lain hati-hati. Makanya harus awas (waspada- jawa) di Jalan. Jaga diri baik-baik."

Posisi Menentukan Sikap
Tahu kenapa penting untuk tahu dimana posisi orang-orang sekitar kita dalam kehidupan kita? Aku pikir, agar kita dapat memikirkan porsi yang tepat dalam menempatkan dan memperlakukan orang seperti apa. Jangan sampai, kita membagi kantong cerita yang berharga kita pada orang yang hanya berlalu lalang. Atau, menganggap teman dekat kita sekedar fans yang kita pikir dia akan merasa beruntung dekat dengan kita yang padahal justru kita yang lebih beruntung dapet temen deket kayak dia.

Jadi... Ya hal itu penting aja. Penting banget buat ku malah...

The Last Words
Oke, 2 paragraf di bawah ini buat seseorang -yang entah statusnya berperan sebagai apa- yang kemaren sempet chatting dengan atmosfer nggak enak.

Karena sesuatu, aku jadi inget pas mata kuliah Ilmu Politik. Dosen nanya, kenapa cewek berqurba (bercadar) di Perancis itu sempat dilarang? Sebagian mahasiswa bilang karena nggak boleh terlalu menonjolkan simbol-simbol keagamaan di Perancis. Ini nggak salah-salah amat mengingat Perancis itu sekuler. Tapi aspek secara sosialnya adalah, nggak fair kalau cewek berburqa bisa mengenali wajah kita yang tidak tertututup burqa sedang sebaliknya, kita ngak bisa ngenalin muka cewek itu. Dalam berkomunikasi kan penting untuk bisa mengenali dengan siapa kita bicara. 

Kalau kamu tanya aku, aku nggak mau menjalani hidup kayak persoalan cewek berburqa di Perancis ini. Kalau mau saling berbagi kantong cerita, aku telah membuka kantong ceritaku, Sebaiknya, kamu juga membuka kantong ceritamu. 

Aku nggak pengen memperlakukan seseorang yang chatting tiap hari dengan akrab seperti salah satu narasumber wawancara media ku yang perlu ditanya supaya ngasih pandangannya terhadap sesuatu. Kecuali kalau aku digaji untuk itu, maka aku akan melakukannya dengan profesional. Sesuai jam kerja, weekend dan hari besar libur.

Kecuali ya... Kamu hanya menempatkan dirimu di Fans-Zone atau Lalulalang-Zone. :)

Gitu.

Sekian...

Sejumput Cinta

Cinta itu seperti sebuah puisi dengan ramuan kata yang tepat.
 Atau seperti musik dengan ritme yang harmonis. 

Untuk itu, sebuah lagu cinta penting seperti lagu "Perfect Two" dari Auburn ini : 

You can be the peanut butter to my jelly
You can be the butterflies I feel in my belly
You can be the captain
And I can be your first mate
You can be the chills that I feel on our first date

You can be the hero
And I can be your sidekick
You can be the tear that I cry if we ever split
You can be the rain from the cloud when it's stormin'
Or you can be the sun when it shines in the mornin'

Chorus
Don't know if I could ever be 
Without you 'cause boy you complete me
And in time I know that we'll both see 
That we're all we need
'Cause you're the apple to my pie 
You're the straw to my berry
You're the smoke to my high 
And you're the one I wanna marry 

'Cause you're the one for me, for me
And I'm the one for you, for you 
You take the both of us, of us 
And we're the perfect two
We're the perfect two
We're the perfect two
Baby me and you
We're the perfect two

You can be the prince and I can be your princess
You can be the sweet tooth I can be the dentist
You can be the shoes and I can be the laces
You can be the heart that I spill on the pages
You can be the vodka and I can be the chaser
You can be the pencil and I can be the paper
You can be as cold as the winter weather
But I don't care as long as we're together

Chorus
Don't know if I could ever be
Without you 'cause boy you complete me
And in time I know that we'll both see
That we're all we need
Cause you're the apple to my pie
You're the straw to my berry
You're the smoke to my high
And you're the one I wanna marry

Cause your the one for me, for me 
And I'm the one for you, for you
You take the both of us, of us
And we're the perfect two
We're the perfect two
We're the perfect two
Baby me and you
We're the perfect two

You know that I'll never doubt ya
And you know that I think about ya
And you know I can't live without ya 
I love the way that you smile
And maybe in just a while
I can see me walk down the isle

'Cause you're the apple to my pie
You're the straw to my berry
You're the smoke to my high
And you're the one I wanna marry

'Cause you're the one for me, for me 
And I'm the one for you, for you
You take the both of us, of us
And we're the perfect two
We're the perfect two
We're the perfect two
Baby me and you
We're the perfect two
Yeah, yeah

Sumber lirik lagu : http://www.lyricsmode.com/lyrics/a/auburn/




Dan cinta itu kayak Quote yang aku temukan lewat pinterest ini


Lalu, mengetahui bahwa masih ada orang yang berfikir seindah ini, aku menyadari bahwa aku memang seharusnya bahagia dengan cinta yang seperti ini. 
Cinta yang seadanya ini.
Karena dengan mata cinta, segala sesuatu sudah tampak begitu indah...

Kamis, 07 Maret 2013

Kenapa Kamu Harus Punya Pacar Mahasiswa Filsafat?

Di dunia ini, ada aja tipe cowok yang cukup aneh. Yaitu mereka yang "takut" kalau punya pasangan yang cerdas. Karena gimanapun, cowok selalu ingin jadi "panutan" buat cewek nya. Kalau di agama, cowok dianggap sebagai Imam yang jadi pembimbing ceweknya. Gimana mau jadi Imam donk kalau misal cowoknya sendiri kalah cerdas? Gimana mau tampak berwibawa kalau cowok bilang tentang sesuatu tapi ceweknya yang kasih tau yang bener gimana dengan berbagai argumentasinya. 

Beruntunglah, di era modern ini, banyak orang yang udah berpikir kalau pasangan itu bukan sekedar cowok di depan trus ceweknya follow gitu aja tanpa pertanyaan. Tapi, orang udah mulai mikir, kalau pasangan itu artinya ya partner dalam hidup. Saling support dan ingetin kalau ada salah-salah. Saling sharing tanpa dinding pembatas intelektual yang berarti. Saling kasih tau tanpa egoisme dan merasa siapa yang lebih pinter. Oh... sungguh hidup itu indah jika itu terjadi pemirsa...

Jadi, kalau pengen punya pasangan dengan type "hidup itu indah" salah satunya adalah dengan macarin cewek filsafat. Bisa aja, kamu macarin mahasiswa jurusan filsafat, bisa juga kamu macarin cewek yang doyan baca buku filsafat atau doyan diskusi hal-hal filsafat. Kenapa filsafat? Kenapa nggak mahasiswa jurusan lain yang juga pinter?? Ya... Karena kita lagi ngomongin kepinteran nya anak filsafat aja. Dan sama #PamerTemen . Cewek-cewek filsafat Paramadina yang kece dan Jomblo. 

Kenapa harus punya pacar mahasiswa Filsafat???

1. Kamu Jadi Tambah Pinter
Addini
Kamu akan berusaha mengimbangi cewek Filsafat dalam hal ngobrol. Karena tanpa referensi yang cukup, kamu bakalan keteteran ngadapein obrolan atau pola pikir cewek filsafat yang biasanya nggak mainstream. Karena sesuai sama mata kuliah yang di dapet di kelas-kelas filsafat, banyakan segala sesuatu berkaitan sama pandangan hidup, hal empiris, metafisik, logika, psikologis, ekonomis, hal-hal idealis, utopis, rasional dan segala macem nya.

Mungkin karena Filsafat pada dasarnya adalah induk semua ilmu, maka kita emang belajar segala konsep dasar dari ilmu-ilmu yang sekarang ada. Cewek filsafat emang belajar tentang dasar, kamu tetep PD kan ya sama ilmu mendalam yang kamu punya di bidang kamu? Tapi, cewek filsafat dilatih untuk punya pisau analisa sehingga informasi yang bagi mereka samar-samar tetep bisa bakal nyambung karena adanya peran logika. Info dari kamu dibedah dengan sebuah pisau analisa.

Belum sampe minder kan? Namanya orang cinta atau naksir, pastilah ada usaha-usaha yang dilakuin. Dan di usia yang dewasa, biasanya orang akan kurang minat buat belajar. Tapi karna kamu cinta sama cewek filsafat ini, keinginan buat bisa ngimbangin pola pikir akan meletup-letup. Kamu akan semakin termotivasi buat belajar lagi, berusaha lebih pinter dari sebelumnya. Malu donk kalau gagap di depan gebetan. Malu donk kalau sampai kalah argumentasi terus,... Sebagai lelaki, biasanya ada ego buat menangin pembicaraan kan? Nah... Makanya itu... Naksir Cewek filsafat bisa jadi salah satu cara kamu buat makin pinter donk.

Cewek filsafat cantik paramadina
Fifi
2. Cewek Filsafat itu Independen, Logis dan Rasional
Kamu akan menemukan bahwa cewek filsafat itu adalah pribadi yang independen. Dia nggak cuma punya independensi dalam berpikir. Tapi dalam hal melakukan sesuatu.

Nggak heran kalau dia bisa ngelakuin sesuatu sendiri tanpa dibantu, bisa pulang malem sendiri tanpa dijemput, bisa bayar bill makan dan nonton sendiri atau nggak akan keberatan kalau harus berbagi bill, punya karir, bisa mikir sendiri problem-problem dalam hidupnya tanpa banyak ngeluh ke kamu, jadi intinya, nggak ngerepotin. Kalau dia sampe ngeluh-ngeluh ke kamu, bisa jadi, itu cuma mau ngetes, sampai dimana kestabilan emosi kamu dalam menghadapi kerewelannya. Nah lho!

Tapi... bukan berarti cewek filsafat itu nggak suka dimanjain, diperhatiin, dan di sayang-sayang. Kalau kamu merasa toh mereka bisa handle hidup mereka sendiri trus jadi nggak perhatian, ya kamu nggak akan menarik lagi. Ada semacam konsensus tak tertulis yang akhirnya terjadi antara pihak 1 dan pihak 2. Apabila diantara keduanya sudah tidak pada koridor memenuhi kewajiban dan hak masing-masing, maka... hubungan yang terjadi nggak bakal indah. Lah? Soal perasaan sampe kayak gitu? ya Iyalah, kan kamu udah menjalin komitmen (baca : pacaran) sama dia. Jadi satu sama lain akan membentuk sebuah simbiosis yang akan terus dievaluasi ulang kemana arahnya. Kalau udah mengarah ke simbiosis parasitisme, ya dia akan coba membahasnya. Kenapa kamu begini dan begitu. Dan membicarakan hal itu akan rumit dan menyita waktu kamu. Maka, kedua belah pihak harus mengerti tentang Term and Conditionnya , do and dont nya, hak dan kewajiban dari sebuah komitmen dengan baik dan benar.

Cewek Filsafat Paramadina
Vita
Cewek filsafat itu rasional dan logis. Kalau secara perasaan mereka udah terluka karena sesuatu, rasionalitas dan logikanya yang jalan buat sembuhin diri sendiri. Kalau Rasionalitas dan logika nya udah jalan, mereka akan mikir, kamu ini emang pantas untuk di perjuangkan apa nggak sekalipun perasaan yang timbul dalam hal menyayangi kamu kuat, dia nggak akan gitu aja nurutin perasaannya. Jadi kalau dia udah merasa kalau cerita sama kamu memang sudah seharusnya berakhir, ya udah, berakhir aja. Tapi teteeep, bakalan keep in touch lah...


3. Bangga
Kalau cewek kamu itu cerdas sekaligus good looking, kamu akan bangga deh. Jangan khawatir kalau orang-orang akan menenggelamkan sosok kamu dan cuma pesona ceweknya yang keliatan. Orang justru akan heran gimana caranya kamu bisa jadian sama cewek ini. Karena kalau kamu bisa mendapatkan sesuatu yang bagus, berarti kamu telah sampai pada kualitas itu. Kalau udah ada kesempatan buat jalan bareng sama cewek kayak gini, buruan ajakin gebetan ke tongkrongannya temen-temen kamu. #YouknowwhatImean

Kalaupun secara fisik dia nggak begitu good looking, ya dia akan tetep jadi pribadi yang cantik karena luasnya pengetahuan itu adalah keindahan tersendiri yang sangat mahal harganya. Lebih dari cewek berbody porselen yang tampak mulus tapi nggak punya "Ram Otak" yang bagus. 

Cewek Filsafat Cantik
Nila
4. Mantan yang Baik
Cewek filsafat yang rasional itu akan tetap berusaha menjaga hubungan baik sama mantan kalau emang kamu nya bisa dijadikan teman setelah putus. Karena secara sosiologis, tetap akan ada hubungan sosial sebagai masyarakat madani yang beradab satu sama lainnya. Dia akan mikir kalau suatu hari akan ketemu lagi sama mantan, nggak bagus banget kalau saling buang pandang. Karena dunia ini sempit dan satu sama lain akan terhubung dengan jaringan yang sama. Dan setiap orang adalah networking yang potensial. 

Misal, kamunya ngajak ribut, kamu cuma akan dianggap sebaggai orang yang nggak cukup dewasa karena ada banyak banget pemikir bijak yang menginspirasi untuk tidak menanggapi kemarahan orang lain. Misal kata Imam Ali "Musuh yang laing lemah adalah yang menampakkan permusuhannya". Kata Aristoteles, "Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit." Kata Mahatma Gandhi, "Tidak ada yang dapat menyakitiku kecuali atas seizin ku" percayalah bahwa merasa dari objek yang tersakiti adalah sebuah penghinaan tersendiri bagi seorang cewek filsafat. Dia bakal move on donk pas merasa jadi seperti objek penderita. 


5. Nggak akan galau secara terang-terangan

Siapa sih yang nggak pernah galau? Kalau seseorang yang pernah tinggal di hati trus tau-tau ilang gitu aja, pasti ada sesuatu yang hilang. Sehingga kita butuh waktu buat adaptasi lagi dengan "kesendirian". Pernah kan baca tweet, status, atau blog nya orang galau yang nyebutin secara jelas 5W 1H kejadian kenapa putus, kenapa menjauh gitu?

Buat anak filsafat, paling ya... Kalau nulis tentang sesuatu hal yang galau, bakalan cuma kamu yang akan merasa kalau itu ditujukan ke kamu. Nggak akan jelas kejadiannya. Orang yang nggak tau apa-apa tentang kedekatan kalian ya nggak akan nebak kalau emang lagi ada masalah. Kamu nggak perlu malu. Kalau cuma disindir juga, kamu nggak perlu ngerasa kalau seluruh dunia bakalan tau kalau kamu lagi disindir sama dia. ya.. santai ajalah. Anggap saja bahwa ada seseorang di luar sana yang care sama kamu dan seolah kamu lagi jadi tokoh utama di episode kehidupan kamu.

Kegalauan mahasiswa filsafat justru akan memunculkan karya. kata Kierkegaard, "Siapa itu penyair? Penyair adalah seorang yang tidak bahagia dan menyembunyikan kesedihan di dalam hatinya, tapi ketika bibirnya mendesah serta tidak mempedulikan tangisannya, suara mereka itu terdengar seperti musik yg Indah." Arti harfiah nya adalah ya kalaupun galau dia akan berusaha merangkainya dengan kata-kata yang indah. Bukan cacian aneh-aneh yang bikin sakit mata dan bikin sakit kuping yang denger. Siapa yau kisahnya sama kamu malah bisa jadi karya komersil yang mencetak sukses. Kan keren kalau kamu jadi seorang inspirator. Tenang, nggak akan sevulgar Taylor Swift yang nyebutin nama John di lagu "Dear John" nya secara jelas berikut hal-hal yang bikin kalian putus. Tengsin banget ya gitu...

Nah, gitu deh sebabnya, kenapa penting banget buat kamu macarin anak filsafat. PDKT gih. Klik nama cewek di bawah foto nya buat ke sosial media nya cewek-cewek filsafat yang ada di foto ini. Maap-maap ya buat cewek-cewek di jurusan atau peminat bidang lain, bukannya situ nggak kece, tapi kalau mau promo, ngeblog sendiri yak :P.

Cewek filsafat cantik




Disclaimer
<====Aku
Aku nggak termasuk kriteria diatas yang cerdas atau ngaku-ngaku cerdas. Aku cuma punya misi mulia, yaitu #PromoTemen kece. Gitu ceritanya. :P


Syahar Banu 2017. Theme by Etestheme. Header by Falaqie Nila.