Senin, 09 April 2012

Anekdot Filsafat : Bulu halus para domba



Seorang Istri yang manja sedang berwisata bersama suaminya yang kaya raya. Di dalam kereta kuda, mereka melihat sekumpulan domba berbulu.


""Sayang, apakah kau tau kenapa domba-domba itu memiliki bulu yang rapi?" Tanya si Istri


"Hmm, menurutku karena sebagian gembala memang mencukuri dombanya agar rapi.


"Ah... aku tidak yakin sayang, mungkin gembala ini hanya mencukur sisi kiri dari gembala ini. Kita tidak pernah tau bagaimana sisi sebelah sebalikinya sampai kita melihat domba-domba itu berbalik."


"Aku akan membayar orang untuk bertanya pada gembala itu bagaimana ia dapat membuat domba itu tampak berbulu rapi."


"Sayang, kau tau kan aku tidak pernah percaya pada ajudan-ajudanmu, Mereka akan membawa lari uangmu lalu pura-pura sudah bertanya pada gembala. Kau tau Betapa banyak orang yang mengincar harta orang kaya seperti kita."


"Lalu, apa yang harus aku lakukan untuk membuat mu tidak penasaran lagi?"


"Aku pikir kita harus membeli semua domba itu untuk memastikan apakah gembala dicukur di satu sisi atau di seluruh sisi. Setelah memastikan letak pencukurannya, kita harus menunggu sampai beberapa minggu, apakah domba itu semakin lebat bulunya atau tidak. Bukankah baik bila kita sendiri yang harus memastikan?"

Syahar Banu 2017. Theme by Etestheme. Header by Falaqie Nila.