cerita tentang remah-remah

Selasa, 27 Agustus 2013

Cara Bikin SIM Tanpa Calo

Dulu, aku pernah nulis tentang cara bikin paspor  tanpa calo. Kali ini, aku mau berbagi cerita tentang cara bikin SIM tanpa Calo. Seperti biasa, ini adalah pengalaman ku sendiri. .

Sebenernya aku nggak bikin SIM baru. Tapi cuma memperperpanjang masa berlaku SIM sekaligus Mutasi SIM C dari Boyolali ke Surakarta. Tapi, aku juga bakal share tentang gimana cara bikin SIM barunya deh. Soalnya, banyak diantara temen-temen ku yang nggak punya SIM tapi kemana-mana pake kendaraan bermotor. Punya SIM pas naik kendaraan bermotor itu super penting. Bukan buat sok-sok an pengen jadi warga negara yang baik, tapi menghindari masalah yang timbul kalau ada pemeriksaan surat-surat di jalan aja sih... Lagian, ada jasa raharja nya juga kalau kita kenapa-napa (Amit-amit ya, jangan sampe kita make jasa raharja itu ya. Semoga aman terkendali semuanya). 

Jadi, masa berlaku SIM C ku habis tanggal 1 Juni kemaren. Aku pikir aku bakalan kena denda keterlambatan perpanjangan SIM karena baru bikin bulan Agustus, Ternyata nggak lho. 

Aku udah tanya-tanya ke siapapun yang bisa ditanya, bikin SIM atau perpanjang SIM itu bayarnya berapa. Jawabannya bervariasi. Mulai dari 250-500 ribu untuk SIM C. Bisa lebih untuk SIM A. Aku udah worry aja tentang bayar berapa. 

Ternyata, total biaya perpanjangan+mutasi SIM C ku cuma 125.000.
Murah kan?

Oh iya, sebelum aku kasih tau caranya mutasi SIM, aku mau kasih tau dulu, kenapa aku harus pakai mutasi segala.

Jadi pas SMP, aku sekolahnya di Boyolali dan awal SMP aku tinggal di sana. Ikut KK nya Ibu dan Bapakku yang dari dulu ikut Boyolali walaupun sebenernya saat itu mereka tinggal di Bekasi. Pas akhir SMP, baru deh aku tinggal di Solo sampe SMA. KTP ku dulu di Boyolali juga, bikin SIM juga Boyolali. Tapi pas aku udah lulus SMA, KK ku pindah Solo dengan kepala keluarga Mbak Ima. Karena aktivitasku emang di Solo terus. Jadilah aku punya KTP Solo dan SIM Boyolali. Pas SIM Boyolali ku abis masa berlaku, aku harus mutasi dari Boyolali ke Solo. Gitu... 

Nah, ini cara Mutasi SIM C :
Siapkan 4 Lembar Fotocopy KTP dan 4 Lembar Fotocopy SIM lama. Setelah itu, serahkan fotocopy itu ke loket SATLANTAS tempat SIM asal. Kalau aku sih ke SATLANTAS Boyolali. Nanti, kita akan langsung dibantu oleh petugas dan diberi stopmap. Setelah kira-kira 10 menit, nama kita dipanggil dan langsung dikasih amplop resmi berisi surat mutasi tersebut. Biaya administrasi Rp 25.000.

Setelah itu, kita menuju SATLANTAS tujuan. Dalam hal ini, aku ke SATLANTAS Surakarta. Kita juga harus tanya ke SATLANTAS tersebut dimana kita harus keur dokter/periksa kesehatan (Kalau orang Jawa bilangnya Kir) yang ditunjuk SATLANTAS. Karena bikin SIM baru maupun perpanjangan itu butuh surat Keur Dokter. 

Keur Dokter ini bayar Rp 25.000. Cuma 5 Menit. Isi form, menghadap dokter, ditanya dikit pake kacamata apa nggak (maksudnya mata kita minus atau plus apa nggak gitu...), langsung deh dapet suratnya. Waktu itu, aku pas banget lagi nggak ada antrian.

Lampiran yang harus disiapkan untuk memperpanjang SIM :
1. Surat Mutasi dari kantor SATLANTAS asal,
2. 2 Lembar fotocopy KTP dan SIM lama.
3. Surat Keur Dokter
4. Duit buat bayar bikin SIM C 75.000

Di Kantor SATLANTAS, ada 5 loket. Berikut ini hal-hal yang dilakukan di loket itu : 

Loket 1 
Siapkan lampiran yang di sebutkan diatas. Serahin ke petugas. Sama biaya buat perpanjang SIM C nya adalah 75.000. Kita dapet kwitansi pembayaran.

Loket 2
Kwitansi dan data yang diserahin dari Loket 1 kita bawa ke loket 2. Dari data itu, kita dikasih formulir yang harus kita isi. Formulirnya 2 lembar. Setelah isi, kita ke...

Loket 3
Di sini, kita nyerahin form dan langsung dapat nomer antrian untuk foto. Kita nggak pegang apapun lagi kecuali nomer antrian.

Loket 4
Nomer antrian kita dipanggil. Kita masuk ruangan untuk foto, cap sidik jari dan tandatangan. 

Loket 5
Kira-kira 5 menit setelah foto, SIM kita udah jadi. Aku juga kaget kok cepet amat. Aku lihat di Boyolali standar pelayanannya sama. Hasilnya kayak gini : 


Oh ya, pas bikin SIM waspadai hal berikut :
  1. Loket 1 tutup jam 11 pagi. Kayak pas kita daftar bikin Paspor lah. Jadi dateng sebelum itu ya. Keur dokter bisanya juga pagi-pagi.
  2. Selalu ada orang yang menghampiri kita saat kita baru akan membuat SIM, entah tu petugas maupun sipil. Untuk membantu membuatkan SIM, biasanya mereka menawarkan, "Mau dibantu nggak mbak? Barangkali mbak sibuk?" Padahal, aku ada di depan loket 1, masih ada aja orang yang cari peluang untuk "nguras" duit kita. Pas aku ditawarin bantuan sama petugas maupun sipil, aku dikasih tarif 210.000. Mending ngurus normal aja kan...
  3. Usahakan bawa bolpen sendiri. Ini sepele tapi penting lho. Buat isi formulir itu.
  4. Bawa fotocopy KTP atau SIM lebih. Normalnya perpanjangan atau bikin SIM baru emang cuma 2 lembar. Tapi siapa tahu ada regulasi yang sewaktu-waktu bisa berubah
  5. Dandan yang rapi dan secakep mungkin. Kita kan mau di foto untuk kartu identitas yang masa berlakunya sampe 5 tahun. Jangan sampe keliatan cupu. Walau jarang ada hasil foto kartu identitas yang bagus, tapi minimal pas bikinnya, tingkat kepercayaan diri kita bagus untuk 5 tahun kedepan.
Kalau niatnya mau bikin SIM baru, bedanya dari step diatas adalah, setelah ke loket 1, 2 dan 3, kita harus menjalani tes tulis dan tes praktek. Setelah lulus baru lah kita ke Loket 4. Persyaratannya sama. Fotocopy KTP, Keur Dokter dan bayar.

Tarif pembuatan SIM resmi dari SATLANTAS yang dipajang gede-gede di tempat pembuatan SIM nya adalah :
Untuk BARU :
    • SIM A, BI, BII => 120.000
    • SIM C              => 100.000
    • SIM D              =>   50.000
    • SIM Internasional => 250.000
Klaim dari SATLANTAS, waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan SIM baru adalah 120 Menit
Untuk PERPANJANGAN :
    • SIM A, BI, BII => 80.000
    • SIM C              => 75.000
    • SIM D              => 30.000
    • SIM Internasional => 225.000
Klaim dari SATLANTAS, estimasi waktu yang dibutuhkan adalah 30 Menit

Tuh... Kan, nggak semahal kabar yang beredar di masyarakat. Setauku, tarif ini resmi dan berlaku secara nasional. Jadi kalau akhirnya bikin lebih mahal barangkali tanpa sadar kita kena calo juga. Walau udah bikin SIM di kantor SATLANTAS. Sama kayak yang aku ceritain tentang oknum Polisi yang "berbaik hati mau membantu". Soalnya, kalau resmi, kita bayarnya di loket BRI yang ada di SATLANTAS. Ya loket 1 itu BRI nya. Jadi nggak masuk kantong polisi langsung. 

Gitu deh, bikin SIM tanpa calo itu nggak repot. Paling kita mesti ngobanin waktu bentar. Karena selisih harganya lumayan banget, bisa 2 sampe 3x lipat dari harga resmi. Paling beda di daerah lain adalah jumlah loket dan lamanya antrian. 

Berapa bikin SIM di daerahnya kamu? Share donk. Karena, beberapa kantor SATLANTAS itu banyak yang masih nakal. Biaya SIM resmi dibikin biaya ala calo. Makanya, kalau ada kepolisian yang bener, kita harus kasih apresiasi setinggi-tingginya. Kalau polisi nggak bener, kita injak sedalam-dalamnya. :p

Sampai ketemu di pembuatan dokumen selanjutnya. ^^

Syahar Banu 2017. Theme by Etestheme. Header by Falaqie Nila.