cerita tentang remah-remah

Minggu, 11 Maret 2012

Titik


3 titik (...) dalam bilangan matematika = Tak Terhingga
2 Titik (..) dibawah huruf 'ain dan Lam yang terpatri dalam dada = Luar biasa
1 Titik (.) diawal percakapan digital kita = Maksudnya apa???




                              ***************************




Ini hanya tentang kisah kecil seorang sahabat


Segalanya jadi lucu ketika aku dan amm mulai saling diam satu sama lain. Aku merasa hubungan kita hanya sekedar profesional karena rencana short course di Iran membuat kita harus saling kontak satu sama lain. Dan kita benar2 hanya berbicara seperlunya karna ada sesuatu yang asing menyelinap.


Modus YM nya offline, mungkin berharap tak seorang pun tau kalau dia sedang online. Tapi di Laptop tetap saja ketahuan bahwa seseorang dalam friendlist sedang login dengan modus Offline. Aku tau dia Online tapi aku juga tidak mau menyapa duluan. Bingung mau bilang apa. Segala nya tampak asing dan tidak akrab. 


Hari ini ada surprise baru. Foto bersama kita ada dimana2. Foto kita berdua yang di facebook ku Likers nya mencapai 36. Di album dia, Likers foto kita mencapai angka 16. Di Foto Mbak Reni, Likers mencapai 6. Padahal Facebook Mbak reni tidak begitu ramai dikunjungi orang. Jumlah segitu cukup banyak.


Lucu, ada banyak hal yang menyatukan kita disaat kita sendiri sedang renggang. Hanya lucu saja. Aku tidak dapat menahan senyumku atas komentar2 mereka di foto kita. Mereka semua hanya menduga dan memang apa yang terindra itu seringkali salah. Pengetahuan pada tingkat persepsi memang parah dan tidak dapat menjadi rujukan. Banyaknya orang yang bilang kita serasi dan mirip menambah kekonyolan kisah kita,


Melihat betapa banyaknya yang senang dengan kebersamaan kita berdua. Oh ya, kalaupun jealouse, itu juga tidak akan terlihat karna kalau jealouse dia tidak akan punya nyali untuk mencaci. Yang jelas adalah berkah tersendiri apabila orang senang apabila kita tampak berdua dan menjalin sesuatu yang spesial.


Yah... Ini adalah sesuatu yang spesial dan kita patut merayakan itu. Anggaplah facebook jadi ajang selebrasi dan orang2 mengangkat gelasnya, bersama2 bersulang di hadapan kita berdua dengan doa-doa yang baik. Segalanya menjadi spesial kan bila dilalui dengan rasa syukur. 


aku tidak tahu, titik itu akan bertambah atau tidak seiring berjalannya waktu, Kita punya banyak pilihan untuk membuatnya lebih baik. Dan tulisan ini masih belum menemukan akhirnya, sad or happy ending.


:)

Syahar Banu 2017. Theme by Etestheme. Header by Falaqie Nila.