cerita tentang remah-remah

Selasa, 13 Desember 2011

Mix n Match Lovers and Haters

Sebagaimana ibu kita dulu menghadirkan kita ke dunia dengan berdarah-darah hingga pecah tangis kecil kita, mungkin akan ada hal di masa dewasa kita yang membuat hati kita sakit sampai rasanya berdarah-darah, Bedanya, kita tidak menangis keras-keras di depan semua orang yang melihat kita.

Fakta bahwa ada seseorang membencimu adalah sesuatu yang sebenarnya menusuk. Tidak ada masalah bila ada seseorang yang begitu memperhatikan gerak gerikmu. Yang jadi masalah adalah apabila yang dilihat hanya dalam sudut pandang negatif. Seolah ada ruang yang terlalu sempit untuk dilihat sehingga potret hitam terpampang jelas di depan mata kita. Apalagi bila potret hitam itu di bentangkan di depan orang lain.

Let see...

Apakah punya seseorang yang membenci kita itu buruk?

Apakah karna ada orang yang membeberkan keburkan kita itu berarti kita seperti yang dia ungkapkan?

Aku pikir setiap orang harus punya pembenci sebagaimana setiap orang punya pecinta. Sikap kita, pemikiran kita dan segala macam nya menarik untuk ditanggapi. Nikmati itu walau sakit akan membuat kita itu jadi berdarah-darah. Atau mungkin pujian akan membuat kita jadi terbang.

Kemarin aku baru saja berdarah-darah ketika seorang senior menegur eksistensi ku di organisasi luar. Di depan junior dan temen2 ku tanpa pengetahuan tentang apa yang dia bicarakan. Nah... Dia dapet informasi dari 1 pihak saja. Pihak negatif. Dan dia tidak tahu bagaimana organisasi itu seharusnya berjalan. Dia tidak tahu memang hanya 1 orang yang bisa mewakili organisasi. Dia pikir semua anggota organisasi itu harus ikut nimbrung di organisasi luar itu. Dia nggak tahu siapa lover ku disana. Dan itu memalukan....

Mau bales, aku harus jaga wibawa, mau diem, kurang ajar juga. Kalau nggak butuh berjejaring ya g usah ikut. Di akhiri aja. Yang jelas aku butuh berjejaring. Kalau mereka nggak mau ya sudah, mungkin sudah cukup dengan ilmu yang di punya, Kalau mau bikin jejaring baru ya silahkan... Heran aku, repot kali...

Tapi mungkin itulah fungsinya kontra. Membuat kita berfikir bagaimana berfikir secara argumentatif walau akhirnya belum keluar karna nggak ada kesempatan.

Berdarah-darah akan sembuh suatu ketika, ada bayak luka, tapi bukankah prajurit tangguh selalu memiliki banyak luka? Anggaplah ini adalah medan perang kecil yang kita jalani. Saat nya berfikir dengan lebih bijak daripada menyembur kata maupun menyumpah-nyumpah. Setidaknya rasa kesal itu bisa jadi inspirasi buat bikin tulisan.

Dan pada akhirnya, aku memohon Kepada Tuhan yang memberi Kebijaksanaan, Ampunilah mereka yang menyakiti ku, lembutkan hatinya, berikan pencerahan dalam hidupnya....

Amiiin

Syahar Banu 2017. Theme by Etestheme. Header by Falaqie Nila.