cerita tentang remah-remah

Sabtu, 01 Oktober 2011

Tentang dini Hari

Aku mulai hari-hari tidak sehatku dengan terbiasa melek malam. Hey... What is the meaning of "Melek?". Aduh.. Apa ya. Kok jadi lupa ya. Melek itu artinya mata yang terbuka. Bahasa jawa. Penjelasan singkatnya, dalam bahasa nya rhoma irama artinya begadang. Jadi Aku sekarang hobinya begadang. Udah sejak 2010 lah, sejak di Filsafat. 

Orang bilang aku kena insomnia. Nggak juga... Jam tidurnya aja yang  dibalik. Kalau orang tidur itu malem, aku tidur itu pagi setelah subuh. Nggak beda. 6-8 jam juga. Ibu ku suka bilang, "Kamu itu jarang kena matahari. Kalau jam 8 Keluar rumah, jemur badan. Biar sehat."

Sebentar... Umur ku berapa ya? seingatku 21 tahun, Tapi ibuku menganjurkanku mengikuti tradisi bayi. Well, ada benernya juga sih.. Tapi udah ngantuk banget jam segitu, Nggak punya sun block pula. Gimana kalau sinar UV A dan UV B menyengat ku?? Aku bisa melelah karna terpanggang.Taring ku akan hilang begitu saja. Aku takut nggak bisa jadi vampir lagi. Kalau nggak bisa jadi vampir, siapa yang nggantiin peranku di serial twilight??? Berjemur di bawah sinar matahari akan membuat karir kevampiran ku tamat. 

Kecuali ada lowongan pekerjaan jadi vampir untuk shift siang. Ada yang tahu Kemana aku harus kirim CV nya?

Berawal dari kebiasaan diskusi kampus yang anehnya cm berkualitas di atas jam 12. Nongkrong di kios kaki lima penjual soto ceker yang lokasinya diapit sama 7eleven dan starmart. Ngobrol Bareng sama temen kampus lintas jurusan tentang sejarah, agama, politik negara dan kampus, bisa sampe jam 4 Pagi. Semua temen mendadak jadi diplomat ulung dengan segala referensinya. Bahkan yang pendiem pun ikut beretorika sambil makan soto ceker ayam. Lagian. Kita gagah juga kok, nggak jajan ke kios kapitalis. Duit kita milik kios kaki lima deket ceker ayam itu. Duit rakyat kecil...

Setelah punya laptop, kebiasaan begadang berlanjut dengan browsing dan online sampai bosen. Sugguh tidak terpuji. khukhukhu... Trus nonton film, chatting, ngarjain tugas kampus malem. Lho kok jadi nggak bisa tidur tepat waktu lagi. Kalau lagi disenggol malaikat surga, sholat. :(( jarang... :P/ Sungguh terlalu dan nista deh. hueeek.... (Kepikiran buku panduan macam2 shalat sunnah. Subhanallah!!! Mungkinah ini senggolan malaikat surga???)

Mari kita cari lagi biang keladi nya. Gotcha! Aku tau apa yang berhak dipersalahkan dalam hal ini. Tau banget. Menurut referensi dari internet, Cewek gemini itu cerewet. Well... Nggak semua orang cerewet itu punya kebiasaan ngobrolin sesuatu yang berkualitas. Tapi, yang perlu dipersalahkan juga adalah Aku terlahir dengan tahi lalat di bibir bawah kanan, Yang menurut sumber dari internet juga, tandanya adalah orang yang suka berdiskusi. Juga salahin orang-orang yang cm bisa ngobrol berkualitas jam 12 malem. Itu sama aja memaksaku menyesuaikan diri. Kan ciri-ciri makhluk hidup itu menyesuaikan diri dari lingkungan. Inget banget donk pelajaran IPA pas SMP bilang gitu. Jadi menyesuaikan diri ku itu dalam rangka memenuhi ciri sebagai makhluk hidup. Tanpa kopi dan rokok bung!

Catet ya... Bukan salah ku pribadi. Ini adalah kesalahan kolektif dari manusia bernafsu.

Sebenernya tadi aku nggak mau ngomongin tentang begadang ini tadi. Tapi ya sudah lah. Udah adzan subuh. Di akhiri aja lah. Nanti malem lagi, aku mau ngobrolin tentang suasana dini hari di kota-kota yang aku kunjungi kayak Jakarta, Papua, Palu, Bandung, Boyolali.

Anggap lah ini jadi latar belakang begadang itu,

Syahar Banu 2017. Theme by Etestheme. Header by Falaqie Nila.