cerita tentang remah-remah

Senin, 28 April 2014

Aku Berikan

Aku berikan seutas rambut padamu untuk kenangan
tapi kau ingin merampas seluruh rambutku dari kepala
Ini musim panas atau bahkan tengah musim panas
langkahmu datang dan pergi antara ketokan jam yang berat

Mengapa jejak selalu nyaring menjelang sampai
daun-daun kering risik di pohon ingin berdentuman
ke air selokan yang deras
langkahmu datang dan pergi antara ketokan jam yang berat

Aku berikan sepotong jariku padamu untuk kau bakar
Tapi kau ingin merampas seluruh tanganku dari lengan
Ini musim panas atau akhir musim panas aku tak tahu
Burung-burung kejang di udara terik seakan penatku padamu

Maka kujadikan hari esokku rumah
Tapi tak sampai rasanya hari iniku untuk berjumpa

1974, dalam buku kumpulan puisi Meditasi.

Catatan :
Malam ini, Abdul Hadi WM berhasil membuatku menangis.
Terimakasih telah menulis ini.

Syahar Banu 2017. Theme by Etestheme. Header by Falaqie Nila.